Sabtu, 22 Desember 2012

MAMAH..OH...MAMAH... Selamat Hari IBU

Tahukah kita betapa besar pengorbanan seorang Ibu kepada kita? (eheem,, sory gue manggil,Nyokap, dengan sebutan, Mamah). Kita kadang tak pernah bisa menerka, betapa besar kasih sayang Ibu kepada kita. Yang hanya bisa kita lakukan hanyalah menyuruhnya dan membentaknya. Dan apabila kemauan yang kita inginkan tak dituruti. Maka kita akan berontak, marah, dan kesal. Pernahkah kita tersadar apa yang kita lakukan itu sangatlah DURHAKA! 


KALAU KITA INGAT-INGAT KEMBALI,
Saat kecil dulu... siapa yang sering menceboki pantat kita sehabis pup? 'SIAPA SAURADARA-SAUDARA?' Hanya Ibulah yang siap 24jam melayani kita. Tak pernah letih menggendong  saat kita meregek minta diberikan ASI, supaya kita tertidur pulas di malam hari. Yang kita tak pernah tahu betapa lelahnya beliau seharian tak tidur. Sangatlah lelah dirinya yang terus-menerus satu hari full memberikan kita kasih sayang dan cinta yang tulus dari hatinya melebihi apapun di dunia ini. Dan tak pernah sama sekali meminta pamrih sedikit pun dari kita, ketika kita besar kelak.

PERNAKAH KITA INGAT,
Siapa yang selalu berteriak? 'EMAAAAAAK.... CUCUUUUU....'
Siapa yang selalu berteriak? 'EMAAAAAAK....CEBOKIN..........'
Siapa yang selalu berteriak? 'EMAAAAAAK.....BUKAIN CELANANYA...'
Ingatkah kita teriakan-teriakan itu?!?
Dengan cepatnya sang Ibu lari, menuruti keinginan anaknya.
 Namun, sampai sekarang kita tak mengerti, arti dari pengorbanan mereka.

Seharusnya kita sadar! Kita malu pada diri kita sendiri! Kita tak akan pernah ada di duniai ini, tanpa beliau. Sayangnya, anak jaman sekarang. Yang dipikirkan hanyalah uang, uang, dan uang. Salaman, habis itu berkata Asalamuallaikum, nggak cium nyokap. Lansung pergi keluar (dunia memang sudah eror).
Saat kita sudah menginjak ke-ABG, kita pasti sudah diingatkan oleh Ibu dengan sebuah kata-kata yang mengingatkan kita. Dan kata-kata ini pasti selalu terucap, 'Nak, kalo sudah menginjak umur dewasa. Jaga baik-baik dirimu yah, Nak!' Kata si Ibu.

Dan sang Anak pun, dengan santai berkata, 'Iya Ibu/Mah/Mak/Mimi/. Saya pasti akan jaga diri baik-baik kok.' jawab sang Anak.

Sesudah keluar rumah, tak disangka dan tak diduga. Sang anak mabok tuak. Ini adalah salah satu hal yang sangat merusak citra anak dan orang tua. Dialah anak yang tak bisa diajak kompromi. Tak bisa diingatkan oleh Ibunya. Sesat. Memang sangatlah sesat anak jaman sekarang!

Untuk itu, di hari nan-Indah ini. Tanggal 22-DEsember-2012. Datanglah kepangkuan sang Ibu mu (atau kalo bahasa gue, menuju kearah pelukan sang Mamah), bercakaplah dengannya. Ciumlah keningnya bilang kamu sudah besar, dan kedua pipinya. Kalau masih kecil nggak papa kebibir sang Ibu. Tapi kalau sudah Dewasa, kalo bisa jangan.
Bisikanlah ditelinganya. Dengan suara lembut nan-lembut. jangan ada beban di hati mu. Bilang kepadanya, 'Mamah.... Maafkan aku selama ini yang selalu melawan apa yang kamu katakan. Ampuni segala dosa aku Mamah,'
'Mamah....Aku tersadar bahwa apa yang aku lakukan, salah dimatamu, dan dihadapan Allah,'
'Mamah...Oh...Mamah.... Izinkanlah aku untuk selalu membahagiakanmu. Selalu sayang kepadamu. Karena apa yang aku lakukan untukmu Mamah.'
'AKU SAYANG PADAMU MAMAH...'

SELAMAT HARI IBU SAUDARA_SAUDARAKU <3 <3
(MAAF TELAT BUAT BLOG-NYA)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar